Redaksi Banten, LEBAK – Dalam rangka memperkuat tata kelola informasi dan pelayanan publik berbasis digital, PT Cendikia Berkah Utama (CBU) terus memeberikan pelatihan pengelolaan Website Desa yang diikuti oleh puluhan aparatur desa desa se-Kabupaten Lebak, pada Senin (15/6/2027). Kegiatan yang berlangsung di di Gedung Serbaguna, Desa Kaduagung Barat, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola, memperbarui, dan memanfaatkan website desa.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia desa dalam pemanfaatan teknologi informasi guna mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih modern, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan Masyarakat.
Komisaris PT Cendikia Berkah Utama, Deni Permana, secara resmi membuka kegiatan sekaligus menegaskan pentingnya digitalisasi desa sebagai langkah strategis dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis.
“Website desa harus mampu menjadi pusat informasi yang mudah diakses masyarakat. Melalui pengelolaan yang baik dan berkelanjutan, masyarakat dapat memperoleh informasi pembangunan, layanan administrasi, hingga berbagai program pemerintah desa secara cepat dan transparan,” ujarnya.
Narasumber juga menekankan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam keberhasilan transformasi digital di tingkat desa. Menurutnya, teknologi yang tersedia akan memberikan manfaat maksimal apabila didukung oleh aparatur desa yang memiliki kompetensi dan komitmen dalam mengelolanya.
“Transformasi digital tidak hanya berbicara tentang teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia. Karena itu, pelatihan seperti ini sangat penting untuk memastikan aparatur desa mampu mengelola platform digital secara profesional dan berkelanjutan,” tambahnya.
Selain materi teknis, pelatihan juga menghadirkan sesi khusus jurnalistik desa yang bertujuan meningkatkan kemampuan aparatur desa dalam menyusun dan menyajikan informasi publik secara profesional. Melalui sesi ini, peserta dibekali teknik penulisan berita yang informatif, akurat, dan sesuai dengan kaidah jurnalistik sehingga mampu meningkatkan kualitas publikasi kegiatan serta potensi desa melalui media digital.
Menurut panitia penyelenggara, penguatan kapasitas pengelola website desa menjadi langkah penting dalam mendukung keterbukaan informasi publik sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap berbagai layanan dan informasi pemerintahan desa.
Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap dapat mendorong terwujudnya ekosistem desa digital yang lebih maju, inovatif, dan berkelanjutan. Pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung agenda transformasi digital nasional serta pembangunan desa yang adaptif terhadap perkembangan teknologi di Kabupaten Lebak.
Pelatihan yang berlangsung secara interaktif tersebut menghadirkan narasumber dan pendamping teknis yang memberikan materi mengenai pengelolaan konten website, publikasi informasi desa, optimalisasi layanan digital, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung pelayanan masyarakat. Para peserta juga mendapatkan kesempatan praktik langsung agar mampu mengimplementasikan materi yang diperoleh di lingkungan kerja masing-masing.
Dengan semakin meningkatnya kapasitas aparatur desa dalam mengelola teknologi informasi, diharapkan website desa dapat berfungsi secara optimal sebagai media informasi, komunikasi, dan pelayanan publik yang mampu mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta yang berharap pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain meningkatkan kompetensi teknis, kegiatan tersebut juga menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik terbaik antar desa dalam mengembangkan layanan publik berbasis digital guna mewujudkan desa yang lebih modern, terbuka, dan berdaya saing. (*)

















