Redaksi Banten,Tangerang–Koperasi Merah Putih yang digadang-gadang sebagai program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo, kini kondisi sejumlah Koperasi Desa Merah Putih di wilayah Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang sudah seperti mati suri.
Gerai Kopdes Merah Putih Desa Sukamantri kini sudah tidak sanggup beroperasi.
Peringatan Kepada Pelaku Usaha di Kota Tangerang untuk Taati Perizinan dan Pengelolaan limbah
Menurut Ketua Kopdes Merah Putih Desa Sukamantri, Nana Rohyana mengaku gerai Kopdes tutup akibat sepi pembeli sehingga hasil penjualan tidak mampu menutupi biaya operasional untuk gaji petugas gerai, air, listrik dan lainnya.
” Gerai sepi sehingga pemasukan keci tapi pengeluaran gede. Sehari cuma dapat Rp.18.000. Kami tidak bisa menutupi biaya operasional.” Kata Nana Rohyana. Jumat (16/10/2026)
Bahkan Ia blak-blakan bahwa gerai Koperasi Merah Putih Desa Sukamantri tidak mampu bersaing dengan sekelas warung Madura. Selama ini menurutnya harga dari mitra kopdes yang menyuplai barang terlalu tinggi.
” Karena untuk gerai ga mungkin bisa bersaing dengan minimarket dan sama warung-madura saja harga kita kalah saing.” Lanjutnya melalui pesan WhatApps
Sementara itu warga yang sudah menjadi anggota Kopdes Desa Sukamantri sudah beberapa bulan tidak lagi aktif membayar simpanan wajibnya.
“Berdasarkan informasi dari bendahara, anggota Kopdes sudah tidak lagi antusias membayar iuran wajibnya.” Ungkapnya
Nasib yang sama juga dialami oleh Kopdes Merah Putih Desa Pasar Kemis, gerai hanya sanggup buka beberapa bulan dan hingga saat ini gerai tutup permanen hingga Ketua Kopdes mengundurkan diri.

















