Redaksi Banten
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
Redaksi Banten
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto
Home Tangerang

Ubah Citra Bertani Jadi Keren, Petani Milenial Ikuti Pelatihan Integrated Farming 

6 Juni 2026
A A

Redaksi Banten,Tangerang- Upaya mencetak generasi baru petani modern terus diperkuat, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang resmi menggelar Pelatihan Integrated Farming (Pertanian Terpadu) bagi para Petani Milenial di areal lahan Taruna Tani Al Prakarsa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jumat (5/6/2026).

Sensasi Sop Mak Imah Kuah Rempah yang Bikin Nagih

Pelatihan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendorong regenerasi sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui keterlibatan generasi muda yang adaptif terhadap teknologi dan inovasi pertanian modern.

Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian, Endang Setiawan menegaskan bahwa kegiatan yang berpusat di Desa Margasari ini bukan sekadar pelatihan musiman, melainkan sebuah proyek percontohan (pilot project) strategis yang dipersiapkan matang untuk masa depan agribisnis daerah.

BacaJuga

40 Penyuluh Pertanian Swadaya Dikukuhkan, Perkuat Pendampingan Petani di Kabupaten Tangerang

Bupati Tangerang Lantik Kepala Bappeda dan DPKP

“Pelatihan di Kantor Taruna Tani Milenial Kecamatan Tigaraksa ini adalah pilot project kita. Kami ingin membangun sebuah model pertanian modern yang sukses terlebih dahulu di sini. Ke depan, konsep ini akan menjadi percontohan dan kiblat yang siap direplikasi di kecamatan-kecamatan lain di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Endang menambahkan, pemilihan konsep integrated farming dinilai sangat tepat bagi petani milenial karena menawarkan solusi keterbatasan lahan lewat efisiensi tinggi, di mana sektor pertanian, peternakan, dan perikanan saling menyokong dalam satu ekosistem zero waste (tanpa limbah).

Dalam arahannya, ia juga menyoroti tantangan besar sektor pertanian saat ini, yaitu penurunan jumlah petani usia produktif dan kebutuhan pangan yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk Kabupaten Tangerang.

“Kami optimistis, lewat tangan-tangan kreatif petani milenial yang dibekali ilmu integrated farming ini, citra pertanian akan naik kelas. bertani itu keren, canggih, dan sangat menjanjikan secara ekonomi. Dari Tigaraksa, kita bawa semangat baru ini ke seluruh pelosok Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Taruna Tani Milenial Al-Prakasa, Satria Gusputra, membagikan kisah inspiratif di balik terbentuknya kelompok tani tersebut. Satria yang memiliki latar belakang sebagai pekerja korporat memilih untuk resign dan menenangkan diri (cooling down) sebelum akhirnya terjun total ke dunia pertanian.

“Awalnya orang-orang menganggap saya agak stres. Enak-enak kerja kantoran, tiba-tiba malah pergi ke kebun. Namun, saya melihat desa ini memiliki banyak potensi lahan tidur yang bisa digarap, terlebih pemerintah sedang gencar menggalakkan swasembada pangan,” katanya.

Selain potensi lahan, Satria juga tergerak oleh keprihatinan sosial terhadap maraknya kasus pemuda yang terjerumus ke dalam lingkaran judi online hingga narkoba akibat dampak negatif media sosial. Ia pun bertekad merangkul mereka untuk produktif kembali lewat jalur pertanian.

Pada satu tahun pertama, Satria berjuang sendiri dengan mengajak dua orang pemuda setempat. Secara perlahan, ia berusaha mengubah pola pikir mereka tentang profesi petani. Langkahnya mendapat titik terang setelah berkonsultasi dengan penyuluh pertanian lapangan (PPL), Pak Liswan.

“Respons dari Pak Liswan sangat positif. Beliau langsung datang membantu membentuk kelompok kami hingga akhirnya kami resmi terdaftar di Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan),” jelasnya.

Meski saat ini alat pertanian yang digunakan oleh kelompoknya sebagian besar masih manual, Satria sudah menatap masa depan pertanian desa dengan visi yang futuristik.

“Harapan ke depan, konsep pertanian modern yang kami rancang bisa berjalan sepenuhnya. Kami ingin menerapkan sistem pertanian berbasis digitalisasi dan serba otomatis, di mana teknologi internet (Internet of Things) yang akan bermain dan mengendalikan sistem di lahan kami,” tutup Satria

Tags: Citra KerenDinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten TangerangIntegrated FarmingPetani Milenial
ShareSendTweetShareShareSend

Berita Lainnya

oplus_27263008

Janda Lansia Lumpuh Masuk Desil 8, Dinsos Kabupaten Tangerang Segera Turunkan Tim Rehabsos

18 September 2026
oplus_144703520

Masuk Desil 8,Janda Lansia yang Lumpuh Dapat Bantuan Sembako dari Karyawan PT. Ching Luh

18 September 2026
oplus_10485760

Hanya Bisa Berbaring, Rohani Janda Lansia Lumpuh Masuk Desil 8, Kok Bisa?

17 September 2026

Seorang Bocah Tenggelam di Bekas Galian Pasir Dekat Alun-Alun Pemda Tangerang

17 September 2026
Oplus_16908288

Petugas Trantib Tertibkan Spanduk Tidak Berijin

16 September 2026

Kebakaran Pabrik, BPBD Kota Tangerang Kerahkan 16 Armada Damkar

16 September 2026
Oplus_16908288

Janda Lansia Kondisi Lumpuh di Pasar Kemis Masuk Kategori Desil 8

14 September 2026

Hak Sewa 20 Tahun Berakhir, Perumda Pasar Kota Tangerang Lakukan Penataan Pedagang

11 September 2026
Tampilkan Lagi

Terpopuler Sepekan

  • Polemik BPC HIPMI Kabupaten Tangerang Bergulir ke BPD, Begini Respons HIPMI Banten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hanya Bisa Berbaring, Rohani Janda Lansia Lumpuh Masuk Desil 8, Kok Bisa?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Janda Lansia Kondisi Lumpuh di Pasar Kemis Masuk Kategori Desil 8

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Desil 8,Janda Lansia yang Lumpuh Dapat Bantuan Sembako dari Karyawan PT. Ching Luh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ngabuburit Berwisata Religi Ke Ponpes Al-Istiqlaliyah Cilongok Pasar Kemis 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terkini

Polemik BPC HIPMI Kabupaten Tangerang Bergulir ke BPD, Begini Respons HIPMI Banten

15 September 2026

Andra Soni Doakan dan Dampingi Keluarga Jurnalis di Posko SAR Carita

11 September 2026

Kesiapan Medis dan Mitigasi Jelang Pelaksanaan Tangerang 10K

11 September 2026

Mitigasi Dini Pemkot Tangerang Normalisasi Kali Ledug 

11 September 2026

Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Tangerang Bentuk Satgas Anti Rentenir

11 September 2026

Iwan Firmansyah Pimpin Kwarcab Kabupaten Tangerang : Pramuka Harus Solid,Aktif dan Inovatif,

11 September 2026

Edukasi Literasi Keuangan, Cegah Investasi Ilegal

9 September 2026

Bukan Debu Biasa, Ini Bahayanya Abu Vulkanik

9 September 2026
Tampilkan Lagi
  • Banten
  • Tangerang
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto

© 2024 RedaksiBanten.com – Satu semangat terkini.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto

© 2024 RedaksiBanten.com - Satu semangat terkini.

Website ini menggunakan cookies.