Redaksi Banten – Mantan Bupati Tangerang H Ismet Iskandar 2003-2008 dan 2008-2013 yang telah tutup usia, pada Selasa (15/10/2024) malam pukul 22:34 wib di RSUD Kabupaten Tangerang.
Almarhum yang merupakan kelahiran Rangkasbitung 2 Mei 1948 itu wafat di Rumah Sakit Umum (RSU) Kabupaten Tangerang akan dikebumikan di pemakaman keluarga yang berada di wilayah Kelurahan Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua.
Ismet Iskandar sebelum menjadi bupati menjabat sebagai Sekretaris Daerah di bawah Bupati Agus Djunara dan pada tahun 2003 melalui DPRD Kabupaten Tangerang secara mayoritas Ismet Iskandar terpilih sebagai Bupati Tangerang pada tahun 2003, dengan Norodom Soekarno sebagai wakilnya. Ia dilantik sebagai bupati pada 22 Maret 2003.
Kemudian periode kedua, melalui Pilkada langsung, Ia bersama Rano Karno sebagai wakil bupati kembali memimpin Kabupaten Tangerang.
Kepemimpinan Ismet Iskandar banyak memberikan perubahan yang sangat luar biasa. Diantaranya membangun Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan Jalan Lingkar Utara Kabupaten Tangerang. Poros jalan utama ini menyambungkan seluruh wilayah Kabupaten Tangerang.
Ismet juga memperkenalkan konsep betonisasi jalan yang membuat kondisi jalan lebih tahan lama.
Tidak hanya itu, Dia juga memprakarsai proyek Jalan Tol Serpong–Balaraja.
Sebagai Tokoh Provinsi Banten, Ismet Iskandar pun merupakan salah satu tokoh penting terjadinya pemekaran wilayah Kota Tangerang Selatan.
Ismet Iskandar meninggalkan istri Hj Chandrasasi Elia dan tiga anak. Ketiga anaknya yakni Ahmed Zeki Iskandar yang juga Bupati Tangerang dua periode 2013-2018, 2018-2023, Intan Nurul Hikmah yang kini menjadi calon Wakil Bupati Tangerang berpasangan dengan Moch. Maesyal Rasyid dan Ahmed Zulfikar yang sempat menjadi Presiden Persita

















