Redaksi Banten,- Jalan rusak kembali memakan korban. Dalam dua pekan terakhir sudah empat kecelakaan lalulintas di jalan Raya Pasar Kemis hingga nyawa melayang. Kini seorang pelajar bernama Calya Ratnadhita Ardianingrum tewas setelah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Pasar Kemis-Rajeg Kabupaten Tangerang. Jumat (13/02/2025)
Kronologis peristiwa kecelakaan menurut keterangan sejumlah warga di lokasi, saat itu korban hendak menuju sekolahnya Permata Insani, ketika korban hendak berbelok dan berusaha menghindari jalan berlubang sepeda motornya oleng dan terjatuh sehingga sebuah truk molen (mixer beton) yang melaju dari arah belakang tidak sempat menghindarinya melindas korban hingga meninggal di tempat.
Akibat kecelakaan tersebut banyak pengendara yang melintas berhenti untuk melihat kondisi korban sehingga menghambat arus lalulintas.
Suasana rumah duka di perumahan Sindang Panon Residence Blok C 9 Nomor 18 RT 3 RW 10 Desa Sindang Panon Kecamatan Sindang Jaya Kabupaten Tangerang terlihat Nur Setiawati ibu dari almarhum menangis lemas dipapah oleh tetangganya karena syokh harus kehilangan putrinya.
Ratusan pelajar rekan satu sekolah dengan almarhum berdatangan ke rumah duka. Isak tangis mereka pecah saat almarhum akan diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhirnya di Lampung Sumatera.
Jalan rusak dan berlubang diduga menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalulintas. Kecelakaan yang menimpa Calya Ratnadhita Ardianingrum yang saat ini duduk di kelas 12 telah memupuskan masa depannya.
Almarhum dikenal oleh teman-teman sekolah mau pun tetangganya sebagai sosok yang ramah dan selalu menyapa kepada siapa pun.
” Almarhum merupakan sahabat yang ramah. Tidak pernah macam-macam dalam pertemanan. Baik banget.” Ujar Cantika berkaca-kaca salah satu teman satu kelas dengan almarhum. Begitu pun Ibu Iin Indrawati tetangga almarhum sangat kagum dengan sipat dan keramahan almarhum selama ini.
” Saya sangat kehilangan. Almarhum anak yang cantik dan ramah kepada tetangga.” Kata Iim Indrawati

















