Redaksi Banten
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
Redaksi Banten
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto
Home Tangerang

Upaya Desa Tingkatkan Kesejahteraan, Peternak di Pasar Kemis Tumbang

29 April 2026
A A
Penyerahan bantuan ratusan bebek oleh Kepala Desa Pasar Kemis, Al Haetomi kepada Kelompok Penerima Manfaat disaksikan oleh Binwas Kecamatan Pasar Kemis, Achmad Syarip

Redaksi Banten,- Pemerintah terus berupaya melakukan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan diantaranya memberikan bantuan kepada Kelompok Penerima Manfaat (KPM) untuk mengelola sumber daya ekonomi secara produktif.

Salah satunya upaya pemerintah menggelontorkan anggaran pemberdayaan ekonomi langsung dan tepat sasaran sehingga dapat dirasakan oleh masyarakat.

Kelompok Penerima Manfaat (KPM) berupa peternakan di Pasar Kemis Kabupaten Tangerang salah satunya KPM) di Desa Pasar Kemis Kabupaten Tangerang, mereka menerima bantuan ratusan ekor bebek namun kini tidak terlihat satu ekor pun bebek yang dipelihara.

Pengakuan ketua Kelompok Penerima Manfaat berupa bantuan bebek, Deden Ahya Udin mengatakan pihaknya telah menerima sebanyak 400 ekor bebek

BacaJuga

Pedagang Ayam Tuntut Pemkab Tangerang Kendalikan Harga

Bumdes Desa Pasar Kemis Akan Kelola Sampah Rumah Tangga

” Alhamdulillah bantuan untuk kami berupa bebek dan bantuan pakan untuk beberapa bulan direalisasikan.” Kata Deden Ahya Udin. Rabu (29/04/2026)

Lanjutnya, bantuan empat ratus ekor bebek yang mereka terima pada Bulan Mei 2024 diserahkan langsung oleh Kepala Desa Pasar Kemis, Al Haetomi dan didampingi Kasi Binwas Kecamatan Pasar Kemis.

” Ternyata dalam perjalanannya memelihara bebek tersebut tantangannya adalah ancaman hama dan penyakit. Setiap hari selalu ada saja bebek yang mati dan bahkan buta karena penyakit. Kami hanya mampu bertahan hampir delapan bulan.” Ungkap Deden Ahya.

Menurutnya kondisi ini juga terjadi di beberapa desa lain, banyak kelompok penerima bantuan ternak menyerah dan menutup peternakannya dengan berbagai alasan baik masalah internal kelompok atau alasan lainnya.

Bahkan Deden Ahya mengaku sudah berusaha memberikan sejenis obat unggas untuk mencegah penyakit tersebut namun tetap saja gagal. Bahkan Ia mengalami beberapa kali kejadian dalam satu hari sepuluh hingga lima belas ekor bebek mati. Tidak hanya itu, ancaman lainnya yaitu binatang Musang dan Biawak kerap memangsa bebek disaat mereka lengah.

” Binatang Musang dan Biawak juga kerap memangsa bebek-bebek yang kami pelihara. Ketika kami lengah setiap hari ada bebek hilang digondol dan dimakan binatang tersebut. ” Ujarnya.

Saat itu Deden Ahya mengaku merasa bingung karena ternak bebek yang seharusnya berkembang dan menghasilkan secara ekonomi tapi harus kandas karena hama dan penyakit tidak terkendali.

” Dari pada bebek-bebek ini mati akhirnya bebek yang tersisa di kandang kami berikan kepada warga untuk dipelihara atau dikonsumsi.” Ucapnya.

Sementara ketika disinggung terkait kandang bebek yang saat ini tidak ada di lokasi, Deden Ahya mengatakan sejak bebek-bebek tersebut habis, kandangnya terbengkalai. Bambu-bambu bekas kandang akhirnya hilang dimanfaatkan warga

Kepala Desa Pasar Kemis, Al Haetomi ketika dikonfirmasi mengatakan kegiatan pemberdayaan melalui peternakan bebek tidak dapat dipertahankan oleh KPM tersebut. Namun Al Haetomi memaklumi kondisi tersebut. Sebelumnya Ia sudah berusaha memberikan motivasi dan arahan kepada kelompok penerima manfaat untuk meminimalisir serangan penyakit dan hama terhadap unggas tersebut.

” Saat itu kami sudah berusaha melakukan upaya pencegahan agar unggas ini tidak terserang penyakit dan hama lainnya namun penyakit dan hama tidak dapat terhindarkan” Sesal Al Haetomi

Al Haetomi menjelaskan bantuan pemberdayaan masyarakat ini tujuannya untuk menggali potensi lokal untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayahnya.

” Mereka kelompok masyarakat mengajukan usulan permohonan bantuan untuk beternak bebek dan kami tentu harus mendorong dan membantunya. Sehingga masyarakat dibawah dapat merasakan langsung manfaatnya.” Pungkas Al Haetomi

Senada, Binwas Kecamatan Pasar Kemis, Ahmad Syarif mengatakan pihaknya mengetahui dan melakukan monitoring adanya penyerahan bantuan ternak bebek untuk kelompok masyarakat tersebut. Bahkan Dia mengaku saat melakukan monitoring mendapati keluhan hama dan penyakit.

” Saat monitoring kami mendapati keluhan seperti itu. Hama dan penyakit menjadi penyebab utama. ” Ujar Achmad Syarip

Tags: Desa Pasar KemisKandasPemberdayaan MasyarakatPemerintahPeternakTumbang
ShareSendTweetShareShareSend

Berita Lainnya

Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Tiga Murid Pengajian di Sukadiri

25 April 2026

Usai Detoksifikasi, Tersangka Tersangka Kasus Kepemilikan Obat Keras Kembali Jalani Proses Hukum

17 April 2026

Sepi, Gerai Kopdes Merah Putih di Pasar Kemis Mulai Tiarap

14 April 2026

Pendaftaran Pra Seleksi Penerimaan Murid Baru Kota Tangerang Dibuka 13 April 2026

11 April 2026

Pelajar Ditemukan Tewas di Muara Kaliadem Sukadiri

11 April 2026
Oplus_16908288

Harga Plastik Naik, Warga Diajak Beralih Gunakan Tas Ramah Lingkungan

7 April 2026
Oplus_16908288

Wabup Intan Tinjau Progres Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

7 April 2026

Pasca Penyegelan Rumah Doa Milik Jemaat POUK Tesalonika, Bupati Tangerang: Tidak Ada Dislriminasi

6 April 2026
Tampilkan Lagi

Terpopuler Sepekan

  • Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Tiga Murid Pengajian di Sukadiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepi, Gerai Kopdes Merah Putih di Pasar Kemis Mulai Tiarap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cabut Perda, Kini Masa Jabatan RT/RW Lima Tahun Maksimal Dua Periode,

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelajar Ditemukan Tewas di Muara Kaliadem Sukadiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hak Jawab Jap Legal Network Atas Pemberitaan Investasi Bodong di RedaksiBanten.com

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terkini

Penyerahan bantuan ratusan bebek oleh Kepala Desa Pasar Kemis, Al Haetomi kepada Kelompok Penerima Manfaat disaksikan oleh Binwas Kecamatan Pasar Kemis, Achmad Syarip

Upaya Desa Tingkatkan Kesejahteraan, Peternak di Pasar Kemis Tumbang

29 April 2026

Jumat Berkah, BRI BO Gatot Subroto Salurkan Bantuan Ke Panti Asuhan Mizan Amanah

11 April 2026

Kunjungi Merchant, BRI BO BRIlian Gencarkan Penggunaan EDC

3 April 2026

Pramusrenbang Rembuk Stunting, Wabup Intan: Stunting Menyangkut Masa Depan Generasi Bangsa

30 Maret 2026

Jelang Arus Mudik Pemkot Tangerang Gelar Ramp Check Angkutan Lebaran

17 Maret 2026

Hendak Bikin Kue Lebaran, Jari Balita Terjepit Oven Pembuat Kue

17 Maret 2026

PMI Gelar Apel Siaga Lebaran 2026, 8 Posko Siap Layani Pemudik

16 Maret 2026

Jual Tanah Warisan Dipidana, Ahli Waris Bacakan Pledoi

13 Maret 2026
Tampilkan Lagi
  • Banten
  • Tangerang
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto

© 2024 RedaksiBanten.com – Satu semangat terkini.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto

© 2024 RedaksiBanten.com - Satu semangat terkini.

Website ini menggunakan cookies.