Redaksi Banten
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
Redaksi Banten
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto
Home Tangerang

Budi Daya Maggot Inovasi Pengelolaan Sampah Organik di Kota Tangerang

7 Mei 2026
A A
Budidaya Maggot Inovasi mengurai sampah di Kota Tangerang

Redaksi Banten,-Melalui budi daya lalat black soldier fly (BSF), pengelolaan sampah mandiri ini mampu menghasilkan 90 hingga 150 kilogram maggot dalam satu periode produksi.

Yakni dengan siklus yang sangat efektif, hanya 27 hari dari telur hingga menghasilkan telur kembali.

3,5 Ton Jagung Hibrida Disalurkan Polsek Pasar Kemis ke Bulog

Ketua KIM Gerendeng Hok Tjuan Wula Djana menerangkan, keberhasilan budi daya ini terletak pada efisiensi waktu dan kemandirian siklus.

BacaJuga

Tiga Proyek Pembangunan Strategis di TPA Rawa Kucing Kota Tangerang

Ratusan Warga Kota Tangerang Diterima Kerja di Jepang

“Kami memulai proses dari penetasan telur menggunakan media sederhana seperti ampas kelapa dan sisa nasi. Setelah menetas, larva diberikan nutrisi dari cacahan sayuran dan berbagai jenis sampah organik secara terukur. Dalam waktu 15 hingga 20 hari, maggot sudah bisa dipanen,” terangnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan untuk menjaga keberlangsungan produksi, pihaknya konsisten menyisihkan 10 persen dari hasil panen sebagai calon indukan.

Strategi ini terbukti efektif dalam menjaga ketersediaan telur setiap harinya tanpa harus bergantung pada pasokan luar.

“Dari 10 persen calon indukan yang disisihkan, hanya butuh beberapa hari hingga mereka bertelur kembali. Setiap pagi kami rutin melakukan panen telur, sehingga siklus dari telur ke telur lagi totalnya hanya 27 hari. Ini yang membuat ketersediaan maggot di tempat kami tetap terjaga,” tambahnya.

Melihat potensi penguraian sampah yang sangat masif, ia berharap ke depannya dapat didukung dengan fasilitas yang lebih luas.

Dengan kapasitas lahan yang memadai, volume sampah organik yang mampu diurai dipastikan akan meningkat berkali-kali lipat dari angka produksi saat ini.

“Target kami adalah mampu mengurai lebih banyak lagi sampah organik dari lingkungan sekitar. Jika fasilitas lebih luas, kapasitas produksi maggot pun akan naik tajam, sehingga dampak positifnya terhadap pengurangan beban sampah di TPA akan semakin terasa,” pungkasnya.

Budi daya Maggot BSF oleh KIM Gerendeng ini, diharapkan menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kota Tangerang dalam mengelola sampah secara mandiri, sekaligus menciptakan nilai ekonomi dari limbah rumah tangga

Tags: Budidaya MaggotInovasiKota tangerangPengelolaan Sampah Organik
ShareSendTweetShareShareSend

Berita Lainnya

Gabungkan Sepeda, Musik, & Tanam Pohon, Musicycle Jadi Komunitas Olahraga Terbaik di Tangsel Creative Award 2026

22 Juni 2026

Laka Lantas di Tigaraksa Satu Orang Meninggal, Pengendara Mobil Diamankan

19 Juni 2026

Ubah Citra Bertani Jadi Keren, Petani Milenial Ikuti Pelatihan Integrated Farming 

6 Juni 2026

Wabup Intan Ajak Masyarakat Ciptakan Lingkungan Ramah Lansia

4 Juni 2026

Wabup Perkuat POSBAKUM untuk Masyarakat Desa Kecamatan Tigaraksa

4 Juni 2026

Bupati Tangerang, Semangat Hari Lahir Pancasila Harus Jadi Energi memperkuat Persatuan 

1 Juni 2026

Hari Lahir Pancasila, Kapolresta Tangerang Ajak Masyarakat Jadikan Pedoman Bernegara

1 Juni 2026
Oplus_16908288

Seorang Wanita Tewas di Toilet Terjebak Kebakaran Bengkel Las 

30 Mei 2026
Tampilkan Lagi

Terpopuler Sepekan

  • Persita Area, Wadah Komunitas Fanatisme Pendekar Cisadane di Pasar Kemis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Jadi Ke-393 Kabupaten Tangerang, Bupati Fokus 5 Program Prioritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laka Lantas di Tigaraksa Satu Orang Meninggal, Pengendara Mobil Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kolaborasi BRIN, IMC, dan Northwestern University Siap Cetak Talenta STEM Berdaya Saing Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Fondasi Sosial, Kabupaten Lebak Susun Raperda Ketahanan Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terkini

Kolaborasi BRIN, IMC, dan Northwestern University Siap Cetak Talenta STEM Berdaya Saing Global

23 Juni 2026

HMTS ITNY Kembali Raih Juara 1 pada Turnamen Futsal Civil Classical Fest 2026

23 Juni 2026

Satukan Diaspora, 1st Indonesian-American Games Sukses Digelar di Chicago

21 Juni 2026

Perkuat Fondasi Sosial, Kabupaten Lebak Susun Raperda Ketahanan Keluarga

21 Juni 2026

Persita Area, Wadah Komunitas Fanatisme Pendekar Cisadane di Pasar Kemis

18 Juni 2026

Perkuat Kapasitas IT, Puluhan Aparatur Desa di Lebak Dapat Pelatihan Website

16 Juni 2026

Tumbuhkan Literasi, Ponpes Nurul Madaaniy Gelar Bincang Buku Karya Para Siswa & Guru

14 Juni 2026
Tim Bamantara EEPISAT diterima langsung oleh Duta Besar Indonesia untuk AS, Indroyono Soesilo, usai menorehkan juara 3 Dunia di CanSat 2026. (Foto: Arya Winata/KBRI DC)

Indonesia Raih Juara III Dunia di CanSat 2026 Amerika Serikat

10 Juni 2026
Tampilkan Lagi
  • Banten
  • Tangerang
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto

© 2024 RedaksiBanten.com – Satu semangat terkini.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto

© 2024 RedaksiBanten.com - Satu semangat terkini.

Website ini menggunakan cookies.