Redaksi Banten – Rusaknya sejumlah alat peraga sosialisasi bakal calon bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid diduga dilakukan oleh pihak tidak bertanggungjawab sangat disesalkan oleh tim relawan.
Hal ini disampaikan oleh salah satu tim sukses Moch. Maesyal Rasyid koordinator wilayah (Korwil) 2, Ismail Ruslan. Ia mengatakan dalam konteks perbedaan pandangan politik merupakan intisari dari demokrasi namun jika sudah ada pengrusakan alat peraga sosialisasi bakal calon dinilai sangat mencederai nilai-nilai demokrasi.
KPU Kota Tangerang Tuntaskan Coklit Data Pemilih Sesuai Target
“Demokrasi yang baik ini kenapa harus dirusak oleh hal-hal yang kotor seperti ini.” Kata Ismail Ruslan
Ia meminta kepada semua pihak baik kontestan bakal calon dari pihak mana pun untuk menjaga demokrasi secara sehat.
“Kepada masyarakat juga agar ikut menjaga ketertiban proses pilkada ini. Kami tidak menuduh siapa-siapa tapi tujuannya mari kita jaga demokrasi ini dengan sehat.” Pintanya
Lanjutnya, terkait adanya syaembara dengan reward 1 juta rupiah kepada tim atau pun masyarakat jika menemukan danmenangkap pelaku pengrusakan alat peraga bakal calon bupati Moch. Maesyal rasyid untuk melaporkannya kepada tim.
Ismail pun menegaskan terkait adanya syaembara tersebut bukan untuk mengiming-imingi atau merasang masyarakat dengan reward atau imbalan namun semata-semata agar proses pilkada di Kabupaten Tangerang berjalan dengan baik.
“Jika menemukan dan menangkap pelaku pengrusakan alat peraga sosialisasi tersebut untuk melaporkan kepada tim dengan menyertakan bukti video atau foto. Ini semata-mata karena kami hanya ingin pilkada ini berjalan dengan sehat.” Pungkasnya

















