Redaksi Banten – Memasuki bulan suci ramadan 1446 Hijriah warga perumahan Cluster Sukamantri Residence RW 19 menggelar buka bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa Pasar Kemis di Masjid Al Ikhlas sekaligus sosialisasi serta antisipasi trend perang sarung, petasan dan meriam spirtus. (Minggu 09 Maret 2025)
Tinjau Banjir Cisoka dan Rajeg, Bupati Akan Panggil Pihak Pengembang
Ketua RT 03, Haerul Anwar yang mewakili Ketua RW menyambut baik kegiatan ini dan berharap dengan adanya sosialisasi Kamtibmas di lingkungan perumahan Clester Sukamantri Residence diharapkan dapat mencegah adanya tindakan yang mengganggu keamanan dan kenyamanan warga dalam menjalankan ibadah puasa ramadan.
Terungkap Yayasan Panti Izmi Tidak Berijin, Warga Desak Dinsos Tegas
Tips Tetap Sehat dan Bugar Menjalani Ibadah Puasa Ramadan
” Kami menyambut baik kegiatan ini dan semoga anak-anak di lingkungan kami setelah mendapatkan sosialisasi dan arahan dari Bhabinkamtibas dan Babinsa tidak terlibat dalam kegiatan yang mengganggu kamtibmas.” Kata Haerul Anwar
Bhabinkamtibmas Polsek Pasar Kemis, Aiptu Mashabi mengungkapkan selama bulan ramadan terjadi peningkatan kasus kriminal terutama yang melibatkan remaja, mulai dari perang sarung, balap liar, korban petasan, dan korban meriam spiritus.
“Banyak kasus selama bulan suci ramadan. Salah satu contoh gara-gara perang sarung bisa menjadi tawuran. Ini jangan sampai terjadi. Kami mengimbau kepada anak-anak RW 019 untuk tidak ikut ikutan terlibat hal itu.” Ungkap Mashabi
Selain itu Mashabi mengingatkan selama bulan suci ramadan terutama menjelang hari raya lebaran agar warga untuk selalu berhati-hati menjaga keamanan lingkungan.
“Tingkatkan siskamling dan sesama warga harus saling peduli menjaga keamanan lingkungan.” Ujarnya
Hal senada juga diungkapkan oleh Bhabinsa Koramil Pasar Kemis, Peltu Darwanto. Ia mengatakan pentingnya peran orang tua dan pengurus RT dan RW untuk memberikan pemahaman pentingnya menjaga kemanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
“Para orang tua dan pengurus RT dan RW harus berperan aktif dan selalu mengingatkan agar anak-anaknya menghindari aktivitas yang akan merugikan kita semua. Kami berharap selama bulan suci ramadan agar anak-anak kita diarahkan kepada kegiatan positif seperti tadarusan dan lainnya.” Pungkas Darwanto

















