Redaksi Banten
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
Redaksi Banten
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto
Home Dunia Islam

Farid F. Saenong Terbitkan Kritik Teks dan Historitas Tafsir

21 Agustus 2026
A A

BacaJuga

Aneh ! Mahasiswa Tidak Berani Kritik Pimpinan DPRD Kabupaten Tangerang 

Walikota Serang Luncurkan Buku Rekam Jejak Dalam Membangun Jati Diri 

Redaksi Banten-Jakarta — Akademisi dan peneliti Farid F. Saenong menerbitkan buku Kritik Teks dan Historitas Tafsir, sebuah karya yang mengajak pembaca menelaah dinamika kajian Al-Qur’an secara kritis, historis, dan interdisipliner. Buku ini mempertemukan khazanah klasik ilmu tafsir dengan perkembangan pemikiran modern, seperti hermeneutika, kritik teks, antropologi, dan studi agama kontemporer.

Karya tersebut lahir dari pergulatan intelektual panjang penulis di sejumlah pusat studi Islam di dunia. “Buku ini merupakan karya yang menyimpan pengaruh diskursus besar  Ciputat, Kairo, Leiden, Manchester, Canberra dan Wellington,” ungkap Farid dalam pengantar bukunya.

Buku ini disusun dalam tiga bagian utama. Bagian pertama membedah otoritas tafsir melalui pembahasan tentang kaidah tafsir, Mushaf Utsmani, intertekstualitas Al-Qur’an, kosmopolitanisme tafsir, serta dinamika pemikiran Islam kontemporer. Bagian kedua mengulas konteks geografis studi tafsir, mulai dari historisitas ‘ulum al-Qur’an, ideologisasi sejarah tafsir di Indonesia, hingga perkembangan kajian Al-Qur’an di Barat.

Bagian ketiga menawarkan kritik teks dan pembacaan terhadap pemikiran sejumlah sarjana kontemporer, antara lain ‘Izzat Darwazah, Abu Zayd, Muhammad Abid al-Jabiri, dan Hassan Hanafi. Melalui struktur tersebut, Farid tidak sekadar mempertentangkan Timur dan Barat, tetapi menelusuri hubungan antara teks, konteks, tradisi intelektual, dan perubahan sosial.

“Buku ini sedikit banyak mengajukan kritik, sekaligus apresiasi bagi Al-Qur’an dan tafsir,” tulis Farid. Ia mengakui bentuk kumpulan tulisan memungkinkan adanya beberapa keterputusan gagasan. Namun, seluruh pembahasan tetap dipersatukan oleh perhatian terhadap sejarah Al-Qur’an dan tradisi penafsirannya.

Proses penerbitannya juga merupakan pergulatan melawan keraguan atas kematangan karya. “Tidak ada karya yang sempurna. Ia justru mesti hadir untuk mendapatkan kritik dan review,” tegasnya. 13/08/2026.

Farid berharap pembaca memberikan catatan kritis demi penyempurnaan buku pada edisi berikutnya. Kehadiran karya ini memperluas percakapan tentang tafsir sebagai tradisi keilmuan yang hidup—terbuka untuk ditelaah, dikritik, dan dikembangkan agar tetap relevan dengan tantangan zaman.

Tags: bukuFarid F. SaenongHistorisKritikTafsirTeks
ShareSendTweetShareShareSend

Berita Lainnya

Nasaruddin Umar: Memperkuat Imam Masjid, Merawat Nasionalisme—Sinyal Kepemimpinan Baru PBNU?

23 Agustus 2026

Kisah Inspiratif Finalis MTQ XXV Kota Tangerang 2026, Cinta Al-Qur’an di Balik Seni Tilawah

30 Juli 2026

MUI Kota Tangerang Ajak Masyarakat Peduli Bencana Sumatera, Aceh dan Jawa

14 Desember 2025

Hari Santri Nasional 2025, Pemkot Tangerang Bagikan Hadiah Umroh

22 Oktober 2025

Bupati Tangerang: Santri Membangun Peradaban Dunia 

22 Oktober 2025

120 Ponpes Kota Tangerang Peringati Hari Santri Nasional 2025

20 Oktober 2025

Bupati Tangerang, LPPTQ Garda Terdepan Membumikan Nilai-Nilai Al Quran

16 Oktober 2025

Solusi Praktis, BAZNAS Kota Tangerang Buka Layanan Kurban Berkah

6 Mei 2025
Tampilkan Lagi

Terpopuler Sepekan

  • Cabut Perda, Kini Masa Jabatan RT/RW Lima Tahun Maksimal Dua Periode,

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Camat Kemiri Imbau Masyarakat Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Iwan Firmansyah Pimpin Kwarcab Kabupaten Tangerang : Pramuka Harus Solid,Aktif dan Inovatif,

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Farid F. Saenong Terbitkan Kritik Teks dan Historitas Tafsir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepi, Gerai Kopdes Merah Putih di Pasar Kemis Mulai Tiarap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terkini

Andra Soni Doakan dan Dampingi Keluarga Jurnalis di Posko SAR Carita

11 September 2026

Hak Sewa 20 Tahun Berakhir, Perumda Pasar Kota Tangerang Lakukan Penataan Pedagang

11 September 2026

Kesiapan Medis dan Mitigasi Jelang Pelaksanaan Tangerang 10K

11 September 2026

Mitigasi Dini Pemkot Tangerang Normalisasi Kali Ledug 

11 September 2026

Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Tangerang Bentuk Satgas Anti Rentenir

11 September 2026

Iwan Firmansyah Pimpin Kwarcab Kabupaten Tangerang : Pramuka Harus Solid,Aktif dan Inovatif,

11 September 2026

Edukasi Literasi Keuangan, Cegah Investasi Ilegal

9 September 2026

Bukan Debu Biasa, Ini Bahayanya Abu Vulkanik

9 September 2026
Tampilkan Lagi
  • Banten
  • Tangerang
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto

© 2024 RedaksiBanten.com – Satu semangat terkini.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto

© 2024 RedaksiBanten.com - Satu semangat terkini.

Website ini menggunakan cookies.