Redaksi Banten
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
Redaksi Banten
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto
Home Banten

Jembatan Ambruk di Lebak, Aktivitas Warga 4 Kampung Terhambat

24 November 2025
A A
Kondisi jembatan ambruk di Kampung Cikaduen, Desa Sangiangtanjung, Kecamatan Kalanganyar usai diterjang hujan deras pada Sabtu (22/11/2025). Foto: Nurandi/Radar Banten.
Kondisi jembatan ambruk di Kampung Cikaduen, Desa Sangiangtanjung, Kecamatan Kalanganyar usai diterjang hujan deras pada Sabtu (22/11/2025). Foto: Nurandi/Radar Banten.

Kondisi jembatan ambruk di Kampung Cikaduen, Desa Sangiangtanjung, Kecamatan Kalanganyar usai diterjang hujan deras pada Sabtu (22/11/2025). Foto: Nurandi/Radar Banten.

Redaksi Banten, LEBAK – Jembatan penghubung antar Kampung di Desa Sangiang Tanjung, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten dilaporkan ambruk akibat tidak kuat menahan beban air hujan yang turun dengan intensitas tinggi, Sabtu (22/11/2025).

Ambruknya jembatan yang menjadi akses utama tersebut, melumpuhkan kegiatan warga di empat kampung. Dari informasi yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu sore, sekitar pukul 17.00 WIB. Selain hujan dengan intensitas tinggi, kondisi jembatan yang telah lama dan lapuk, membuat jembatan tak mampu lagi menahan derasnya arus air yang menerjang.

“Jembatan ini roboh pada Sabtu sore. Hujan dari siang sekitar jam satu hujan besar terus, ditambah pasangan batu penyangga jembatan cuma nempel, begitu kena arus kencang langsung longsor dan jembatan ambruk,” ujar Yayat warga sekitar kepada awak media, Minggu (23/11/2025).

Yayat menjelaskan, bahwa jembatan penghubung antara Kampung Galung, Cikaduan, dan kampung-kampung lain di Sangiangtanjung itu kini tak bisa lagi dilintasi. Warga yang hendak ke pasar maupun anak-anak yang biasa berangkat sekolah terpaksa memutar jauh lewat jalur alternatif yang kondisinya pun rusak berat.

BacaJuga

Tumbuhkan Literasi, Ponpes Nurul Madaaniy Gelar Bincang Buku Karya Para Siswa & Guru

Pembahasan Pansus LKPJ TA 2025, Fraksi PKS Lebak Pastikan Program Pemerintah Tepat Guna & Tepat Sasaran

“Ini akses utama masyarakat. Kalau jembatan ini putus, habis semua kegiatan. Sudah tiga kali dibetulkan, tapi tetap rusak. Kami butuh jembatan pakai tiang, bukan cuma ditahan batu seperti dam, tu tidak berfungsi,” tambah Yayat.

Yayat juga menegaskan bahwa warga mendesak pemerintah daerah bergerak cepat memperbaiki jembatan ini, karena jembatan ini merupakan akses bagi anak sekolah, pegawai, buruh juga petani, hingga membuat aktivitas dan ekonomi mereka lumpuh.

“Tolong pemerintah segera proses dan perbaiki. Anak sekolah lewat sini, warga ke pasar lewat sini. Sekarang semua terganggu. Jalan alternatif jauh dan rusak,” paparnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah daerah mengenai penanganan darurat maupun rencana pembangunan kembali jembatan tersebut.

Tags: Akses WargaJembatan AmbrukLebak
ShareSendTweetShareShareSend

Berita Lainnya

Andra Soni Doakan dan Dampingi Keluarga Jurnalis di Posko SAR Carita

11 September 2026

Nakhodai Pinsakoda SIT Banten, Luki Saputra Komitmen Bangun Ekosistem Pramuka yang Adaptif

24 Juni 2026

Milad ke-24, PKS Lebak Gelar Fun Walk; Ada Doorprize & Bazar UMKM

17 Mei 2026

OJK Banten Sasar Ibu Rumah Tangga Tidak Terjebak Pinjol Ilegal dan Skema Ponzi.

11 Mei 2026

Kolaborasi Dengan BRIN & Ilmuwan Jepang, SMAN 1 Panggarangan Pelopori Sekolah Mitigasi Bencana di Banten

7 Mei 2026

Konsolidasi Ramadan PKS Lebak, Lili Sugiyanto: Penting Untuk Menjaga Soliditas

11 Maret 2026

Pendidikan Jadi Pondasi Penting, Yayan Ridwan Tinjau Langsung Bantuan Rehab Madrasah di Cileles

14 Januari 2026

SDIT Bina Insani 2 Raih Akreditasi A, Bukti Mutu Pendidikan Berkualitas

4 Januari 2026
Tampilkan Lagi

Terpopuler Sepekan

  • Cabut Perda, Kini Masa Jabatan RT/RW Lima Tahun Maksimal Dua Periode,

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Camat Kemiri Imbau Masyarakat Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Iwan Firmansyah Pimpin Kwarcab Kabupaten Tangerang : Pramuka Harus Solid,Aktif dan Inovatif,

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Farid F. Saenong Terbitkan Kritik Teks dan Historitas Tafsir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Andra Soni Doakan dan Dampingi Keluarga Jurnalis di Posko SAR Carita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terkini

Hak Sewa 20 Tahun Berakhir, Perumda Pasar Kota Tangerang Lakukan Penataan Pedagang

11 September 2026

Kesiapan Medis dan Mitigasi Jelang Pelaksanaan Tangerang 10K

11 September 2026

Mitigasi Dini Pemkot Tangerang Normalisasi Kali Ledug 

11 September 2026

Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Tangerang Bentuk Satgas Anti Rentenir

11 September 2026

Iwan Firmansyah Pimpin Kwarcab Kabupaten Tangerang : Pramuka Harus Solid,Aktif dan Inovatif,

11 September 2026

Edukasi Literasi Keuangan, Cegah Investasi Ilegal

9 September 2026

Bukan Debu Biasa, Ini Bahayanya Abu Vulkanik

9 September 2026
Oplus_16908288

Camat Kemiri Imbau Masyarakat Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

7 September 2026
Tampilkan Lagi
  • Banten
  • Tangerang
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto

© 2024 RedaksiBanten.com – Satu semangat terkini.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto

© 2024 RedaksiBanten.com - Satu semangat terkini.

Website ini menggunakan cookies.