Waspada! Penyakit Kulit Lumpy Skin Disease (LSD) Pada Hewan Ternak
Redaksi Banten- Ditemukan hewan ternak sapi diduga terserang pengakit Lumpy Skin Disease (LSD) atau penyakit dengan gejala terdapat benjolan pada kulit tubuh hewan.
Dinas Pertanian Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Tangerang telah melakukan pengawasan terhadap 10 hewan ternak yang diduga terserang penyakit kulit tersebut.
Hasil monitoring pertama dari sembilan sample terdapat dua hewan positif terjangkit penyakit kulit LSD, ini diungkap oleh Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner pada DPKP Kabupaten Tangerang, drh Joko Ismadi
Awal mula kasus penyakit LSD ini terjadi pada akhir Desember 2022 lalu, saat hewan potong itu didatangkan dari luar Kabupaten Tangerang yaitu daerah Boyolali ada 11 ekor, dan diturunkan di wilayah Cileles, Tigaraksa sebanyak lima ekor sisanya di wilayah lain.
Setelah ditemukan adanya dua hewan pertama yang dinyatakan positif LSD, Sabtu (04/02/2023) pihak DPPKP Kabupaten Tangerang langsung menelusuri hewan ternak lainnya, hasilnya ditemukan kembali ada delapan ekor dengan tanda-tanda yang sama terdapat benjolan di kulitnya.
” jadi selain di Cileles, saat ini ditemukan dua titik lokasi ternak yang sudah dilakukan pemeriksaan. Namun hewan ternak itu sudah kita tangani dan diisolasi sambil menunggu hasik laboratorium apakah positif atau negatif. ” tuturnya
Dinas Pertanian Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Tangerang mencatat kasus penyakit kulit LSD ini kali pertama yang terjadi di wilayah Banten.
Ia mengimbau agar para peternak jika menemuian hewan ternak memiliki gejala atau tanda-tanda seperti itu untuk segera melapor kepada petugas Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) terdekat.
” Jaga kebersihan kandang ternak dan berikan secara rutin desinfektan serta pakan yang baik dan sehat.” Imbau drh Joko Ismadi

















