Redaksi Banten
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
Redaksi Banten
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto
Home Tangerang

Antisipasi Musim Penghujan, Pengendalian Reproduksi Nyamuk  Cegah DBD 

24 Januari 2024
A A

Antisipasi Musim Penghujan, Pengendalian Reproduksi Nyamuk  Cegah DBD 

Redaksi Banten – Antisipasi musim penghujan biasanya disertai adanya ancaman penyakit demam berdarah dengue (DBD) perlu deteksi dini adanya infeksi virus dan pengendalian reproduksi nyamuk menjadi kunci penanganan dan pencegahan penyakit DBD.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang bergerak cepat untuk mengantisipasi penyakit yang ditularkan melalui vektor nyamuk Aedes Aegypti ini. Seperti diketahui, nyamuk Aedes Aegypti memiliki habitat di negara beriklim tropis seperti Indonesia termasuk wilayah Kabupaten Tangerang.

Baca : Ombudsman Berikan Penghargaan  Kepada 6 OPD Atas Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik 2023 

BacaJuga

Curah Hujan Tinggi, Ini Wilayah Kabupaten Tangerang Yang Terendam Banjir  

Tim Alap-Alap Antisipasi Tawuran Selama Bulan Ramadan Di Kota Tangerang 

Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menggencarkan sosialisasi dan informasi kepada  masyarakat untuk selalu waspada terhadap peningkatan  penyakit DBD apalagi dengan kondisi iklim di saat musim penghujan seperti saat ini.  Adanya peningkatan curah hujan sehingga berisiko terjadinya tampungan air alami di barang-barang bekas atau wadah yang bisa menampung air hujan di sekeliling tempat tinggal, akan menjadi tempat perkembangbiakan jentik nyamuk DBD, apalagi untuk wilayah yang jarang dilakukan kegiatan membersihkan lingkungan.

Kepala Dinkes Achmad Muchlis menyampaikan, perlu upaya bagi masyarakat untuk bersama-sama mencegah peningkatan kasus DBD yaitu dengan menumbuhkan keinginan untuk melakukan aksi pencegahan DBD. Semua pihak harus memulai dari rumah sendiri untuk menjadi Jumantik (Juru Pemantau Jentik) DBD.

“Melalui program 3M Plus yakni Menguras, Menutup tempat penampungan air, serta Mendaur ulang barang yang berpotensi menjadi sarang nyamuk dan plusnya yang dimaksud yaitu menggunakan lotion penolak nyamuk, menanam tanaman penolak nyamuk di sekitar rumah, serta memelihara ikan pemakan jentik di kolam,” ujarnya.

Selama ini, pengendalian penyakit DBD juga dipengaruhi  oleh beberapa faktor lain diantaranya intensitas fogging yang dilakukan pada suatu wilayah tanpa pemantauan oleh pihak yang berwenang  sehingga dapat memicu nyamuk untuk menjadi lebih kebal terhadap zat insektisida yang terkandung pada saat fogging.

“Fogging dapat dilakukan apabila wilayah tersebut sudah termasuk indikasi pemberian fogging, yang sebelumnya harus sudah dilakukan penilaian  dan pemantauan oleh tim kesehatan setempat. Fogging untuk membunuh nyamuk dewasa infeksius di wilayah tersebut. Sedangkan upaya  paling utama yang harus dilakukan sebetulnya adalah pemeriksaan dan pengawasan jentik nyamuk di rumah masing masing secara rutin, sehingga tidak memberi kesempatan bagi jentik tersebut berkembang menjadi nyamuk dewasa yang akan menjadi penular virus DBD,” kata dr. Muchlis.

Upaya lain untuk pencegahan penularan infeksi virus DBD di masyarakat, Dinas Kesehatan menghimbau masyarakat segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan (faskes) terdekat apabila mengalami gejala infeksi DBD sehingga tidak ada kejadian kasus DBD dengan penanganan yang terlambat, yang dapat berakibat kematian.

“Jika ada masyarakat yang mengalami gejala DBD, kami mengimbau agar segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan (faskes) terdekat dan apabila faskes jauh dari tempat tinggal bisa  melaporkan  ke bidan desa wilayah, sehingga bisa ditindak lanjuti dan  tidak ada kejadian kasus DBD dengan penanganan yang terlambat, yang dapat berakibat kematian,” tutupnya.

Seperti diberitakan disejumlah media, Demam Berdarah Dengue (DBD) kini tengah merebak disejumlah Desa, Kecamatan Jambe dan Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten.

Bahkan ada seorang pelajar di Jambe meninggal diduga akibat DBD.Minggu, (21/1/2024).

Sementara untuk data jumlah penderita DBD di Kabupaten Tangerang awal tahun 2024 ini Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang masih belum mau mengungkapnya.

.

Tags: AntisipasiCegahDBDMusim PenghujanNyamukPengendalianReproduksi
ShareSendTweetShareShareSend

Berita Lainnya

Kebakaran TPA Jatiwaringin Mulai Terkendali

6 Juli 2026
Oplus_16908288

TPA Jatiwaringin Kebakaran Titik Api Meluas, Status Tanggap Darurat

1 Juli 2026

Gabungkan Sepeda, Musik, & Tanam Pohon, Musicycle Jadi Komunitas Olahraga Terbaik di Tangsel Creative Award 2026

22 Juni 2026

Laka Lantas di Tigaraksa Satu Orang Meninggal, Pengendara Mobil Diamankan

19 Juni 2026

Ubah Citra Bertani Jadi Keren, Petani Milenial Ikuti Pelatihan Integrated Farming 

6 Juni 2026

Tiga Proyek Pembangunan Strategis di TPA Rawa Kucing Kota Tangerang

5 Juni 2026

Wabup Intan Ajak Masyarakat Ciptakan Lingkungan Ramah Lansia

4 Juni 2026

Wabup Perkuat POSBAKUM untuk Masyarakat Desa Kecamatan Tigaraksa

4 Juni 2026
Tampilkan Lagi

Terpopuler Sepekan

  • Cabut Perda, Kini Masa Jabatan RT/RW Lima Tahun Maksimal Dua Periode,

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hak Jawab Jap Legal Network Atas Pemberitaan Investasi Bodong di RedaksiBanten.com

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kebakaran TPA Jatiwaringin Mulai Terkendali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ngabuburit Berwisata Religi Ke Ponpes Al-Istiqlaliyah Cilongok Pasar Kemis 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akhir Cerita Pelaku Investasi Bodong, Tipu Ribuan Korban hingga Puluhan Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terkini

HUT 5 Abad, Jakarta Bangun Proyek Strategis dari LRT hingga Rumah Sakit Internasional

30 Juni 2026

Nakhodai Pinsakoda SIT Banten, Luki Saputra Komitmen Bangun Ekosistem Pramuka yang Adaptif

24 Juni 2026

Kolaborasi BRIN, IMC, dan Northwestern University Siap Cetak Talenta STEM Berdaya Saing Global

23 Juni 2026

HMTS ITNY Kembali Raih Juara 1 pada Turnamen Futsal Civil Classical Fest 2026

23 Juni 2026

Satukan Diaspora, 1st Indonesian-American Games Sukses Digelar di Chicago

21 Juni 2026

Perkuat Fondasi Sosial, Kabupaten Lebak Susun Raperda Ketahanan Keluarga

21 Juni 2026

Persita Area, Wadah Komunitas Fanatisme Pendekar Cisadane di Pasar Kemis

18 Juni 2026

Perkuat Kapasitas IT, Puluhan Aparatur Desa di Lebak Dapat Pelatihan Website

16 Juni 2026
Tampilkan Lagi
  • Banten
  • Tangerang
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto

© 2024 RedaksiBanten.com – Satu semangat terkini.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto

© 2024 RedaksiBanten.com - Satu semangat terkini.

Website ini menggunakan cookies.