Dashat Tekan kasus Stunting Desa Sukamantri Anggarkan Rp. 280 Juta
Redaksi Banten-Kasus penyakit gagal tumbuh (stunting) terhadap 33 balita di Desa Sukamantri terus dilakukan upaya dengan percepatan penurunan kasus stunting . Rabu (15/02/2023) Pemerintah Desa Sukamantri menggelar Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yaitu pemberian sehari sebutir telur kepada 33 anak penderita stunting di aula kantor Desa Sukamantri.
Seperti diberitakan sebelumnya untuk menekan angka stunting pihak pemerintah Desa Sukamantri yang sebelumnya akan menganggarkan dana desa sebesar Rp. 240 juta kini membengkak menjadi Rp. 280 Juta. Hal ini disampaikan oleh Royani alias Roro. Ia mengatakan kemungkinan dana desa untuk alokasi kegiatan ini akan naik lagi hingga lebih dari Rp. 280 juta yang nantinya anggaran ini akan digunakan untuk Pemberian makan tambahan di 20 posyandu, pemberian sehari satu telur kepada 33 anak, sosialiasi rumah sehat, rempug stunting, keping emas untuk ibu hamil, posyandu remaja.dan honor kepada 105 kader posyandu dan juga kegiatan lainnya dalam menuntaskan kasus stunting di Desa Sukamantri.
” Dana Desa untuk alokasi kasus stunting bisa lebih dari Rp.280 juta. Meski pun anggaran desa belum ditetapkan namun untuk mempercepat menekan angka stunting di Desa Sukamantri sementara kegiatan-kegiatan ini menggunakan dana pribadi kepala desa dan nanti setelahnya akan diganti melalui dana desa.” Ujar Rohyani.
Kegiatan gerakan percepatan penurunan stunting ini selain dihadiri Kepala Desa Sukamantri H.Nana Ibnu Holdun juga hadir Camat Pasar Kemis, Soni Karsan, Babinsa dan Binamas.

















