Redaksi Banten,- Seorang janda lanjut usia (lansia ) yang bernama Rohani (65) yang tinggal di petak kontrakan di Kampung Pasar Kemis, RT 02 RW 01 Desa Pasar Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang dengan kondisi kaki mengalami lumpuh di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) masuk Desil 8 yang merupakan kategori masyarakat ekonomi menengah ke atas.
Rohani yang setiap harinya hanya bisa berbaring di tempat tidurnya dan tidak memiliki usaha masuk dalam golongan masyarakat yang mapan dan mandiri.
Mirisnya, tidak hanya itu, salah satu anak Rohani juga mengalami stroke dan tinggal satu atap dengannya.
Mendapati informasi tersebut Kepala Desa Pasar Kemis, Al Haetomi mempertanyakan apakah data tersebut sudah benar dan petugas turun ke lapangan atau tidak memahami kondisi yang sebenarnya.
Pihaknya banyak menerima keluhan dari masyarakat terkait data yang ada pada DTSEN desilnya tidak sesuai kondisi yang sebenarnya.
” Kami akan melakukan perbaikan data DTSEN namun berharap petugas melakukan sensus ulang untuk temuan itu.” Kata Al Haetomi
Bahkan pihak Pemerintah Desa Pasar Kemis pernah melakukan perbaikan dengan verifikasi dan validasi lapangan warga lainnya yang rentan miskin namun hasilnya dalam DTSEN warga tersebut desilnya malah semakin lebih tinggi dari sebelumnya.
“Jika itu tidak ada perbaikan, masyarakat yang seharusnya masuk dalam kategori bantuan pemerintah pusat malah menjadi tanggungan dari dana desa yang nilai anggarannya terbatas.” tandasnya.
















