Puluhan Pedagang Tinggalkan Tempat Penampungan, Pembeli Nyaman di Pasar Kutabumi
Redaksi Banten – Suasana pagi pasca kepungan Perumda Niaga Kerta Raharja bersama ratusan petugas yang ingin mengusir para pedagang yang menolak revitalisasi, Selasa (29 Agustus 2023) pasar tersebut kembali normal.
Para pengunjung dan para pedagang sudah melakukan aktivitas jual beli seperti biasanya.
Pengakuan para pedagang, penjualan sudah normal kembali dan pembeli tidak terpengaruh rencana revitalisasi.
Baca Juga :
Tolak Revitalisasi Ratusan Pedagang Kutabumi Akan Kepung Kantor Bupati
Polemik Revitalisasi Pasar Kutabumi, Pedagang Layangkan Gugatan Class Action
Pedagang Keluhkan Revitalisasi Pasar Mauk Komisi II Carikan Solusi
Sejumlah warga yang berbelanja di pasar Kutabumi merasa nyaman dan menganggap pasar ini sebagai pasar rakyat masih sangat cukup layak.
” Namanya pasar rakyat wajar dong seperti ini. Kondisinya masih sangat layak. Jauh dari kesan kotor atau becek seperti yang selama ini orang bayangkan. ” Ucap Iis salah satu pengunjung yang berbelanja kebutuhan dapur.
Ia pun mengatakan jika pasar direvitalisasi para pedagang harus memikirkan biaya kios dan opersional dan otomatis harga yang dijual pun akan mengalami sedikit kenaikan.
” Sudah pasti saya harus mencari harga kebutuhan yang lebih murah.” Ujarnya.
Bahkan kini berdasarkan informasi dari sejumlah pedagang, sudah puluhan pedagang yang berjualan di tempat penampungan sementara meninggalkan tempat tersebut dan memilih kembali ke pasar Kutabumi.
” Sekarang sudah hampir 50 pedagang yang meninggalkan tempat penampungan sementara. Mereka menyesal pindah ke lokasi yang disediakan oleh Perumda Niaga Kerta Raharja.” Kata Khairo salah satu pedagang komoditi ayam. Katanya pedagang yang kembali ke pasar Kutabumi memiliki beragam alasan diantaranya karena sepi dan kehilangan pelanggan.
” Coba aja pagi datang kesini. Sekarang para pedagang sudah tidak mau berjualan di tempat yang disediakan oleh Perumda. Semuanya kembali dagang disini ” Tambah khairo
Senada juga diungkap oleh Rina pemilik toko emas di pasar tersebut, Dia mengatakan saat ini tempat penampungan sementara untuk para pedagang hanya diisi oleh pedagang yang selama ini mengontrak kios dan pedagang kaki lima di pasar Kutabumi yang dihimpun oleh Perumda Niaga Kerta Raharja.
” Kami sangat hapal para pedagang siapa saja dan berapa lama mereka berdagang di pasar ini. Kalau pedagang yang sudah lama berjualan disini yang pindah hanya ada lima pedagang. Mereka mungkin pengen balik lagi tapi malu. ” Ujar Rina

















