Redaksi Banten,- Tanah bergerak menyebabkan 8 rumah warga rusak di perumahan Sukatani Permai Kelurahan Sukatani Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang.
Sehat Dimulai Dari Piringku, Wabup Intan: Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Memenuhi Gizi Seimbang
Menurut pemilik rumah,Yeti Oktavia mengungkapkan tanah bergerak terjadi sejak dua pekan lalu. Saat itu pagi suaminya bangun tidur dan terkejut mendapati dinding rumah mereka mengalami retakan yang panjang. Rabu (11/02/2026)

” Awalnya retakan kecil tapi sekarang sudah sudah semakin melebar dan menyebabkan sejumlah ruangan di rumahnya rusak.” Kata Yeti Oktavia.
Yeti pun menceritakan, setiap retakan kian melebar kerap terdengar suara pergerakan dinding yang patah.
Sementara warga lainnya, Heni Enggraeni mengungkapkan rusaknya rumah mereka mulai terjadi saat intensitas hujan tinggi beberapa waktu lalu.
” Kejadiannya saat hujan beberapa waktu lalu. Tanah seperti mengalami retakan yang cukup panjang.” Ujar Heni sambil menunjukan beberapa dinding ruangan yang mengalami retakan.
Meski pun diliputi rasa cemas namun sampai saat ini warga memilih untuk tetap bertahan sambil menunggu hasil kunjungan Bupati Tangerang dan unsur lainnya selesai melakukan penelitian dan kajian tanah bergerak ini.
” Kemarin Bupati sudah datang meninjau kondisi rumah kami.” Kata Heni. Ia pun mengungkapkan berdasarkan keterangan dari Bupati Tangerang kejadian ini menjadi tanggungjawab Pemerintah Kabupaten Tangerang.
” Kami masih menunggu langkah Pemkab Tangerang dalam merumuskan dan mencari solusi yang tepat. Mudah-mudahan segera ada penanganan yang terbaik untuk kami” Pungkasnya.
Di lokasi patahan tanah terlihat membentang panjang dibawah rumah warga.

















