Antisipasi TPS Rawan Banjir, KPU Kabupaten Tangerang Lakukan Pemetaan
Redaksi Banten – Berdasarkan analisis dan pemantauan data cuaca terkini, BMKG mengidentifikasi potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih dapat terjadi di beberapa wilayah Indonesia.
Dikutip dari laman resmi BMKG, dalam 24 jam terakhir hingga 28 Februari 2024 pukul 07.00 WIB, hujan dengan intensitas tinggi terjadi di beberapa wilayah seperti: Banten (118 mm), Bali (73.9 mm), Nusa Tenggara Timur (70.0 mm), DKI Jakarta (62 mm), dan DI Yogyakarta (56.4 mm). Diawal bulan Februari BMKG memprediksi di wilayah Provinsi Banten masih berpotensi hujan sedang dan lebat.
Baca: Musim Hujan, Panwascam Pasar Kemis Pastikan Logistik Pemilu Aman
Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Tangerang untuk mengantisipasi musim penghujan melakukan pemetaan TPS-TPS yang berada di wilayah rawan banjir.
Ketua KPU Kabupaten Tangerang, Muhammad Umar mengatakan saat ini tengah melakukan pendistribusian logistik pemilu ke tiap kecamatan.
” Selama musim penghujan kita antisipasi dari proses pendistribusian dan penyimpanan logistik hingga pelaksanaan hari pencoblosan Pemilu 14 Februari 2024 semua logistik dipastikan aman.” Kata Umar
Lebih jauh Ia mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan dan pendataan wilayah-wilayah rawan banjir di Kabupaten Tangerang agar proses pelaksanaan pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024 tidak terganggu.
Muhammad Umar memastikan setelah selesai pendistribusian logistik pemilu akan segera melakukan rapat koordinasi dengan PPK dalam rangka mengantisipasi musim penghujan.
“Sementara pendataan TPS yang berada wilayah rawan banjir sudah ada beberapa PPK yang melaporkan. Salah satunya PPK Kecamatan Pasar kemis yang masuk kepada kami ” Kata Umar.Rabu (31 Januari 2024)
Dia menegaskan dalam persiapan penempatan TPS harus sesuai aturan tidak boleh di tempat ibadah.
“Jika posisinya TPS rawan banjir bisa saja direlokasi ke lokasi darurat dengan berkoordinasi kepada pengawas pemilu.” Kata Umar
Tidak jauh berbeda, Ketua PPK Pasar Kemis, Tamim Hudri mengatakan pihaknya melakukan pemetaan titik TPS yang berpotensi banjir.
” Sejumlah titik di Desa Gelam Jaya ketika intensitas dan curah hujan tinggi kerap dilanda banjir. Kita bersama PPS dan KPPS mengantisipasi penempatan TPS berada di lokasi yang aman dari banjir” Ungkapnya.

















