Redaksi Banten
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
Redaksi Banten
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto
Home Tangerang

Kasus Stunting Rajeg Terbanyak, Desa Sukamantri 22 Kasus Anggarkan Dana Desa Rp 200 Juta

8 Februari 2023
A A
Penimbangan balita disalah satu Posyandu Desa Sukamantri Kecamatan Pasar Kemis

Kasus Stunting Rajeg Terbanyak, Desa Sukamantri 22 Kasus Anggarkan Dana Desa Rp 200 Juta

Redaksi Banten- Angka kasus stunting atau penyakit gagal tumbuh pada anak di Kabupaten Tangerang mengalami penurunan dari 16.100 kasus menjadi 9.200 kasus pada 2022 dan angka kasus Stunting tertinggi untuk 2022 di Kabupaten Tangerang adalah Desa Mekar Sari Kecamatan Rajeg dengan angka 384 kasus penyakit gagal tumbuh (stunting)

Seperti diberitakan sebelumnya, berdasarkan data Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerang dari hasil survei status gizi Indonesia terdapat 8 kabupaten/kota di Provinsi Banten dengan penurunan kasus stunting itu, Kabupaten Tangerang berada di posisi empat besar terbanyak kasus kekerdilan pada anak.

” Jumlah tersisa 9.200 kasus kekerdilan terhadap anak saat ini menunjukkan penanganan stunting yang dilakukan oleh kerjasama tim percepatan penurunan dari berbagai stakholder membuahkan hasil cukup positif.” Ujar kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerangdr. Hendra Tarmizi,Jumat (27/1/2023)

BacaJuga

Wabup Intan Canangkan Gerakan Ibu Hamil Gerebek Posyandu Kabupaten Tangerang

Aplikasi GTM, Inovasi Pemkab Tangerang Atasi Stunting dan Kemiskinan 

Saat ini Pemerintah Kabupaten Tangerang di tahun 2023 terus berupaya menekan angka stunting. Salah satu contoh upaya mempercepat penurunan angka kasus stunting adalah Desa Sukamantri Kecamatan Pasar Kemis. Meski pun kasus stunting di Desa tersebut hanya 22 kasus stunting, pihak pemerintah Desa Sukamantri rencananya akan menggelontorkan anggaran Dana Desa diatas Rp.200 Juta.

” Masih dalam tahapan koordinasi pak kepala desa ke puskes dan kader posyandu mengenai anggarannya. Kisaran anggaran Dana Desa bisa lebih dari Rp.200 juta” Ujar Roro salah satu staf Desa Sukamantri yang bertugas menyusun anggaran desa tersebut.

Menurutnya sementara lokus Desa Sukamantri perhatiannya fokus terhadap kasus stunting meliputi semua aspek prioritas, alokasi dana desa diserap untuk kasus stunting seperti pembentukan dan pelaksanaan posyandu remaja, Pos Gizi, pemberian satu hari satu telur, Posyandu, keping emas untuk ibu hamil dan Keluarga beresiko stunting yang memiliki remaja, calon pengantin, ibu hamil dan yg memiliki balita 0 sampai 5 tahun.

” Kayana lebih dari Rp 200 juta include insentif kader posyandu ” Kata Roro.

 

Tags: Dana DesaDinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten TangerangKasusStunting
ShareSendTweetShareShareSend

Berita Lainnya

Oplus_151126016

Wabup Intan Nurul Hikmah Senam Massal Bersama Ribuan Emak-Emak di Pasar Kemis

12 Juli 2026

Kebakaran TPA Jatiwaringin Mulai Terkendali

6 Juli 2026
Oplus_16908288

TPA Jatiwaringin Kebakaran Titik Api Meluas, Status Tanggap Darurat

1 Juli 2026

Gabungkan Sepeda, Musik, & Tanam Pohon, Musicycle Jadi Komunitas Olahraga Terbaik di Tangsel Creative Award 2026

22 Juni 2026

Laka Lantas di Tigaraksa Satu Orang Meninggal, Pengendara Mobil Diamankan

19 Juni 2026

Ubah Citra Bertani Jadi Keren, Petani Milenial Ikuti Pelatihan Integrated Farming 

6 Juni 2026

Tiga Proyek Pembangunan Strategis di TPA Rawa Kucing Kota Tangerang

5 Juni 2026

Wabup Intan Ajak Masyarakat Ciptakan Lingkungan Ramah Lansia

4 Juni 2026
Tampilkan Lagi

Terpopuler Sepekan

  • Oplus_151126016

    Wabup Intan Nurul Hikmah Senam Massal Bersama Ribuan Emak-Emak di Pasar Kemis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hak Jawab Jap Legal Network Atas Pemberitaan Investasi Bodong di RedaksiBanten.com

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cabut Perda, Kini Masa Jabatan RT/RW Lima Tahun Maksimal Dua Periode,

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ngabuburit Berwisata Religi Ke Ponpes Al-Istiqlaliyah Cilongok Pasar Kemis 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pedagang Saat Dibawa Preman Ada Mantan DirOps Perumda NKR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terkini

HUT 5 Abad, Jakarta Bangun Proyek Strategis dari LRT hingga Rumah Sakit Internasional

30 Juni 2026

Nakhodai Pinsakoda SIT Banten, Luki Saputra Komitmen Bangun Ekosistem Pramuka yang Adaptif

24 Juni 2026

Kolaborasi BRIN, IMC, dan Northwestern University Siap Cetak Talenta STEM Berdaya Saing Global

23 Juni 2026

HMTS ITNY Kembali Raih Juara 1 pada Turnamen Futsal Civil Classical Fest 2026

23 Juni 2026

Satukan Diaspora, 1st Indonesian-American Games Sukses Digelar di Chicago

21 Juni 2026

Perkuat Fondasi Sosial, Kabupaten Lebak Susun Raperda Ketahanan Keluarga

21 Juni 2026

Persita Area, Wadah Komunitas Fanatisme Pendekar Cisadane di Pasar Kemis

18 Juni 2026

Perkuat Kapasitas IT, Puluhan Aparatur Desa di Lebak Dapat Pelatihan Website

16 Juni 2026
Tampilkan Lagi
  • Banten
  • Tangerang
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto

© 2024 RedaksiBanten.com – Satu semangat terkini.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Banten
  • Tangerang
  • Nasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Dunia Islam
  • Video
  • Foto

© 2024 RedaksiBanten.com - Satu semangat terkini.

Website ini menggunakan cookies.