Redaksi Banten,-Sebuah karangan bunga sebagai bentuk sindiran kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap buruknya jalan di wilayah Pasar Kemis hingga menyebabkan empat orang mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia di posting di Instagram jubir_warkab
Duka Keluarga Korban Jalan Berlubang di Pasar Kemis
Karangan bunga bertuliskan “Turut berduka cita atas meninggalnya korban kecelakaan akibat jalan rusak, serta berpulangnya hari nurani dan tanggung jawab pejabat,” postingan Instagram @jubir.warkab.Sabtu (14/02/2026)
Seorang komika, Megasalsahbilah di akun Instagramnya menuliskan ” Hai mau berapa korban lagi? Hai Pemerintah Kocak!’ disertai videonya yang mengatakan sering koar-koar jalan rusak tapi tidak pernah digubris oleh pemerintahnya bisanya salah-salahan doang wewenang ini wewenang itu pusing” ungah videonya
Postingan tersebut mendapatkan beragam komentar dukungan dari warganet.
“Nunggu viral dulu kak Mega baru bertindak, emang pemerintah kabupaten Tangerang harus dibenahi deh.” Bales thoipatun ma’rifah
Bahkan salah salah satu balasan dari wiaaaa_14 menyindir Gubernur Banten Andra Soni yang mendapatkan penghargaan.
Tidak hanya itu warga Pasar Kemis mempertanyakan rasa empatinya Pemkab Tangerang kepada keluarga korban yang meninggal akibat kecelakaan di jalan tersebut.
“Seharusnya Pemerintah Kabupaten Tangerang menunjukan rasa empatinya kepada para korban kecelakaan lalulintas” ujar Dani
Berdasarkan pantauan di lapangan pihak Pemkab Tangerang telah melakukan penambalan sejumlah titik ruas jalan di Pasar Kemis yang berlubang namun penambalan itu tidak merata dan masih didapati sejumlah titik lainnya masih dibiarkan rusak dan berlubang yang berpotensi mengancam keselamatan pengendara.

















