Redaksi Banten – Forum ekonomi dunia di Davos menjadi panggung bagi Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan arah kebijakan ekonomi Indonesia ke komunitas internasional.
Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa setiap langkah pemerintah disusun secara terukur, berbasis data, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Pendekatan ini, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas nasional dan disiplin fiskal.
Prabowo menyampaikan bahwa ketahanan ekonomi tidak terlepas dari stabilitas politik dan sosial.
Ia menilai, keputusan Indonesia untuk selalu mengedepankan persatuan dan hubungan yang bersahabat dengan negara lain telah menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan.
Alih-alih memilih jalan konfrontasi, Indonesia menempatkan kolaborasi sebagai strategi utama dalam membangun kemakmuran.
Ia mengingatkan bahwa sejarah dunia memperlihatkan hubungan erat antara perdamaian dan kesejahteraan. Tidak ada negara yang mampu mencapai kemakmuran berkelanjutan tanpa stabilitas.
Oleh karena itu, menjaga harmoni di dalam negeri serta hubungan baik di tingkat global menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi ekonomi nasional.
Dalam aspek fiskal, Presiden menegaskan pentingnya menjaga kredibilitas. Rekam jejak Indonesia yang tidak pernah mengalami gagal bayar menjadi bukti konsistensi dalam menghormati kewajiban.
Setiap pemerintahan, kata Prabowo, selalu melanjutkan komitmen yang telah dibuat oleh pemerintahan sebelumnya, sehingga kepercayaan investor dan mitra internasional tetap terjaga.
Kredibilitas tersebut, lanjutnya, dibangun dengan kerja keras dan kedisiplinan.
Pengelolaan anggaran yang hati-hati, transparansi, serta kesinambungan kebijakan merupakan faktor yang memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga meskipun dunia tengah dilanda ketidakpastian.
Prabowo menegaskan bahwa kebijakan ekonomi yang disiplin bukan hanya bertujuan menjaga keseimbangan fiskal, tetapi juga menciptakan ruang bagi pertumbuhan jangka panjang.
Dengan fondasi yang kuat, Indonesia diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan global sekaligus memperkuat posisinya sebagai negara dengan ekonomi yang tangguh dan terpercaya.***

















